Griya Cendikia
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia
<p>Griya Cendikia (P-ISSN: 2503-3255) is regularly published twice a year in February and August. The procedure starts with the submission process, review, revision, plagiarism check, and finally publish. Griya Cendikia is a journal that contains articles in the form of critical analysis writing, the results of research in the field of education. Regarding Copyrights: (1) The copyright of all journal manuscripts is held by Griya Cendikia; (2) Formal legal provisions for accessing digital articles of electronic journals are subject to the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License (CC-BY), which means that Griya Cendikia Journal has the right to store, transfer media/format, manage in the form of a database, maintain and publish articles; (3) Manuscripts published both print and electronically are open access in nature for education, research and library purposes. In addition, the editorial board is not responsible for copyright law violations.</p>en-US[email protected] (Dewi Ratnaningsih)[email protected] (Hartono)Sat, 07 Feb 2026 03:09:45 +0000OJS 3.3.0.10http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss60Analisis Kesalahan Penulisan Huruf Kapital dan Tanda Baca Pada Karangan Deskriptif Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri 4 Tanjung Aman Tahun Pelajaran 2024/2025
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2129
<p>Adanya kesalahan yang terjadi pada kaidah kebahasaan, khususnya penggunaan huruf kapital dan tanda baca, pada hasil tulisan siswa. Secara spesifik, kesalahan tersebut dijumpai pada karangan deskriptif siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 4 Tanjung Aman Tahun Pelajaran 2024/2025. Penelitian ini berupaya menguraikan ragam kesalahan dalam penulisan huruf kapital dan penggunaan tanda baca yang ditemukan pada teks deskriptif yang dituls oleh siswa kelas V SDN 4 Tanjung Aman. Metode deskriptif kualitatif dipilih sebagai kerangka kerja penelitian. Pengumpulan data dilaksanakan melalui analisis hasil tes menulis karangan deskriptif, kegiatan observasi di kelas, dan wawancara mendalam dengan guru kelas yang bersangkutan. Subjek penelitian terdiri dari 28 siswa, akan tetapi hanya 19 karangan yang dapat dianalisis karena 9 karangan siswa tidak terbaca. Temuan utama dari studi ini mengindikasikan adanya ketidaksesuaian dalam penggunaan huruf kapital dan tanda baca pada teks deskriptif yang disusun oleh para siswa. Kesalahan yang ditemukan berjumlah 307 data, terdiri atas 259 kesalahan huruf kapital, 43 kesalahan tanda titik, dan 5 kesalahan tanda koma. Jenis kesalahan paling banyak terjadi pada penggunaan huruf kapital di awal kalimat, di tengah, dan di akhir kalimat. Penyebab kesalahan antara lain kurangnya pemahaman terhadap kaidah EYD, kurangnya latihan menulis, dan kebiasaan penggunaan bahasa tidak baku dalam kehidupan sehari-hari. Temuan kesalahan ini menegaskan pentingnya mendesain instruksi menulis yang lebih fokus, terutama dengan menekankan penerapan yang tepat dari huruf kapital dan tanda baca. Oleh karena itu, hasil studi ini diharapkan dapat dimanfaatkan guru sebagai panduan untuk menyusun strategi pembelajaran yang bertujuan meningkatkan ketepatan siswa dalam mengikuti kaidah penulisan Bahasa Indonesia yang benar.</p>Riska Ramadania, Sri Widayati
Copyright (c) 2026 Griya Cendikia
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2129Sat, 07 Feb 2026 00:00:00 +0000Analisis Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Kelas V Di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 03 Lampung Utara
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2134
<p>Motivasi belajar merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keberhasilan siswa dalam memahami pelajaran, termasuk matematika yang sering dianggap sulit oleh sebagian siswa sekolah dasar. Rendahnya motivasi dapat menghambat pencapaian hasil belajar, sedangkan motivasi yang tinggi dapat mendorong siswa untuk lebih aktif dan percaya diri dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi belajar siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Lampung Utara pada pembelajaran matematika materi bilangan bulat. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Instrumen penelitian telah divalidasi untuk memastikan kesesuaiannya sebelum digunakan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa masih bervariasi. Sebagian besar siswa menunjukkan semangat belajar yang baik dengan berani mencoba mengerjakan soal dan aktif dalam diskusi kelompok, namun sebagian lainnya masih pasif dan kurang percaya diri. Faktor yang paling dominan mendorong motivasi siswa adalah pemberian penghargaan berupa pujian maupun hadiah sederhana, diikuti dengan variasi kegiatan pembelajaran yang menarik. Sementara itu, aspek yang paling lemah adalah kemampuan siswa dalam menjaga konsentrasi selama pembelajaran, karena banyak yang mudah terdistraksi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah motivasi belajar matematika siswa kelas V MIN 3 Lampung Utara belum merata. Guru berperan penting dalam meningkatkan motivasi siswa melalui metode pembelajaran yang variatif, pemberian penghargaan, serta penciptaan suasana kelas yang kondusif. Jika metode ini diterapkan secara konsisten, maka akan menumbuhkan motivasi belajar siswa secara merata dan berdampak positif pada pencapaian hasil belajar matematika.</p>Sindi Ames Tiyani, Berta Apriza
Copyright (c) 2026 Griya Cendikia
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2134Sat, 07 Feb 2026 00:00:00 +0000Religiusitas dalam Novel Pesantren Impian Karya Asma Nadia dan Relevansinya untuk Pembelajaran Sastra di SMA: Tinjauan Sosiologi Sastra
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2143
<p>This study aims to (1) reveal the structural elements of the novel Pesantren Impian by Asma Nadia; (2) explain the religious values within the novel Pesantren Impian through a sociological literary approach; and (3) describe how these religious values can be applied in high school literature learning. A qualitative descriptive method is used, focusing on presenting data descriptively and analyzing it in depth. The primary object of this study is the novel Pesantren Impian. Data collection techniques consist of library research, attentive reading, and note-taking. The data analysis process employs hermeneutic analysis, which emphasizes understanding and interpreting the text. The results indicate that (1) the central theme of Pesantren Impian revolves around the life journeys of fifteen adolescents with troubled pasts who undergo rehabilitation at an Islamic boarding school called Pesantren Impian; (2) the religious values identified include Islamic aqidah, such as faith in Allah expressed through reciting istighfar, istirja’, and basmallah; moral values toward Allah, including trust in God, repentance, gratitude, patience, reciting shalawat, politeness, social awareness, empathy, self-improvement, steadfastness, enthusiasm, humility, forgiveness, and care for animals; as well as sharia-based values focused on worship practices such as prayer, Qur’an recitation, fasting, ablution, aqiqah, supplication, marriage, and covering the aurat; and (3) the integration of religious values from the novel into high school literature learning aligns with the Independent Curriculum through the application of the Pancasila Student Profile.</p> <p> </p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengungkap struktur yang membangun novel Pesantren Impian karya Asma Nadia; (2) menjelaskan nilai-nilai religius yang terdapat dalam novel Pesantren Impian melalui pendekatan sosiologi sastra; serta (3) memaparkan bagaimana nilai-nilai religius tersebut dapat diterapkan dalam pembelajaran sastra di tingkat SMA. Penelitian ini memakai metode deskriptif kualitatif, yakni penelitian yang bersifat memaparkan data apa adanya dan dianalisis secara mendalam. Novel Pesantren Impian karya Asma Nadia ditetapkan sebagai objek kajian. Teknik pengumpulan data meliputi studi pustaka, kegiatan menyimak, dan pencatatan. Proses analisis data menggunakan pendekatan hermeneutik yang menekankan pada proses memahami dan menafsirkan teks.</p> <p> </p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tema utama novel Pesantren Impian adalah perjalanan hidup lima belas remaja dengan masa lalu kelam yang mengikuti proses pembinaan dan pemulihan diri di sebuah pesantren bernama Pesantren Impian; (2) nilai religius yang ditemukan mencakup nilai akidah Islam seperti keimanan kepada Allah yang tampak melalui pelafalan istighfar, istirja’, dan basmallah; nilai akhlak terhadap Allah seperti tawakal, taubat, syukur, sabar, membaca shalawat, sikap sopan, kepedulian sosial, jiwa tolong-menolong, usaha memperbaiki diri, keteguhan prinsip, semangat, kerendahan hati, pemaaf, serta kasih sayang kepada hewan; dan nilai syariah yang muncul terutama pada aspek ibadah seperti shalat, membaca Al-Qur’an, puasa, wudhu, aqiqah, berdoa, menikah, dan menutup aurat; serta (3) penerapan nilai religius dalam pembelajaran sastra di SMA dapat dilakukan melalui Kurikulum Merdeka dengan mengacu pada Profil Pelajar Pancasila.</p>Annisa Kamila
Copyright (c) 2026 Griya Cendikia
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2143Sat, 07 Feb 2026 00:00:00 +0000Potret Nilai Akhlak Tokoh Aria dalam Novel Kita Pernah Salah
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2135
<p>Abstract: Moral values serve as reflections and guidance that can be applied in daily life. This study examines the novel Kita Pernah Salah by Fuadbakh and Ariashinta, specifically focusing on the character Aria and the forms of mahmudah (commendable) moral values as described by Alim. The purpose of this research is to identify the various types of mahmudah moral values presented in the novel. This study employs a qualitative descriptive method, using reading and note-taking as data collection techniques. The findings of the analysis reveal 13 pieces of data related to moral values, consisting of 2 instances of trustful surrender (tawakal), 5 instances of piety (takwa), 1 instance of honesty, 2 instances of sincerity, 2 instances of patience, and 1 instance of gratitude. The most dominant moral value found in this study is the value of takwa.<br>Keywords: Morality, Values, Novel.<br><br>Abstrak: Nilai-nilai akhlak berfungsi sebagai cerminan serta pedoman yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pada penelitian ini, ditemukan sejumlah data dalam novel Kita Pernah Salah karya Fuadbakh dan Ariashinta yang berkaitan dengan tokoh Aria, khususnya mengenai bentuk-bentuk akhlak mahmudah (akhlak terpuji) sebagaimana digagas oleh Alim. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi ragam akhlak mahmudah yang muncul dalam novel tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan teknik baca dan catat dalam pengumpulan data. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh 13 data terkait nilai akhlak, yang meliputi 2 data akhlak tawakal, 5 data akhlak takwa, 1 data akhlak jujur, 2 data akhlak ikhlas, 2 data akhlak sabar, serta 1 data akhlak bersyukur. Dari keseluruhan temuan, nilai akhlak yang paling dominan adalah nilai takwa.</p>Meisya Mawadah Nuralifa
Copyright (c) 2026 Griya Cendikia
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2135Sat, 07 Feb 2026 00:00:00 +0000Analysis of Students’ Learning Strategies In Learning English At The Eighth Grade Students of SMP Negeri 4 Kotabumi Academic Year 2025/2026
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2112
<p><strong><em>Abstract: </em></strong><em>This study aims to describe the learning strategies applied by the highest and high eighth grade students in learning English at SMP Negeri 4 Kotabumi for the academic year 2025/2026 and to describe the dominant strategies applied by the highest and high eighth grade students in learning English at SMP Negeri 4 Kotabumi for the academic year 2025/2026. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. The research subjects consisted of 15 students consisting of 9 students with the highest ability and 6 students with the high ability who were selected based on their mid-semester exam scores in the English subject. Data collection techniques were carried out through interviews which consists of 15 questions. To analyze the data, the researcher uses Miles and Huberman model consisting of data collection, data reduction, data display and conclusion drawing/verification. The results of the study showed that the highest and high ability students applied various learning strategies, which included metacognitive, cognitive, and social/affective strategies. Metacognitive strategies include selective focus, planning, monitoring, and evaluation. Then, cognitive strategies include repetition, grouping, inference, summarization, deduction, imagination, transfer, and elaboration. Then social/affective strategies include cooperation, asking for clarification, and self-talk, but each respondent showed different intensity of application of learning strategies. However, the dominant learning strategy applied by highest ability students were social/affective strategies include cooperation, asking for clarification, and self-talk and the dominant learning strategy applied by high ability students were metacognitive strategies include selective focus, planning, monitoring, and evaluation.</em></p>Sabilla Angelica, Rulik Setiani
Copyright (c) 2026 Griya Cendikia
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2112Sat, 07 Feb 2026 00:00:00 +0000The Relationship of Peer Pressure And English Speaking Performance of Eight Grade Students of SMPN 01 Abung Timur Academic Year 2024/2025
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2124
<p>This study aims to analyze the relationship between peer pressure and the English-speaking performance of eighth-grade students at SMPN 01 Abung Timur in the 2024/2025 academic year. The background of this research is based on the low participation of students in English-speaking activities, which is influenced by fear of making mistakes, anxiety, and social pressure from peers. This study employed a descriptive quantitative method with a saturated sampling technique, involving 57 students as respondents. The research instruments consisted of a peer pressure questionnaire and an English-speaking performance test. Data were analyzed using normality tests, homogeneity tests, Pearson product-moment correlation, and simple linear regression. The results showed a significant relationship between peer pressure and English-speaking performance (t observed = 1.99 > t table = 1.67, α = 0.05). The correlation coefficient r = 0.26 indicates a very low positive relationship, with peer pressure contributing only 6.7% (R² = 0.067), while 93.3% was influenced by other factors. The simple regression equation obtained was Y = 42.80 + 0.187X. These findings are also linked to the cultural context of Lampung, where the value of pi’il pesenggiri emphasizes dignity and self-respect in social interactions. For some students, negative pressure such as ridicule or criticism may be perceived as a threat to pi’il, thereby triggering a stronger motivation to prove themselves and avoid losing honor in front of their peers. Thus, this study concludes that peer pressure has a significant yet small effect on students’ speaking performance, and this influence is shaped by the local cultural value of pi’il pesenggiri, which guides students’ attitudes and behaviors.</p>Sonia Aprilia Sonia, Sigit Suharjono
Copyright (c) 2026 Griya Cendikia
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2124Sat, 07 Feb 2026 00:00:00 +0000Exploring Students Experiences Of Learning English Through Social Media : A Case Study At The 8th Grade Students of SMPN 4 Kotabumi Academic Year 2025/2026
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2150
<p>This study aims to explore the experiences of eighth grade students learning English through social media at SMP Negeri 4 Kotabumi for the 2025/2026 academic year. The researchers used Kolb's Experiential Learning theoretical framework, which encompasses four main aspects: Concrete Experience, Reflective Observation, Abstract Conceptualization, and Active Experimentation. This study employed a qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews with 27 respondents and</p> <p>explained thematically based on Kolb's learning stages. The results indicate that in the concrete experience aspect, students gained enjoyable learning experiences</p> <p>through platforms like YouTube, TikTok, and Instagram, particularly in the form of songs, videos, and interactive quizzes. In the reflective observation aspect, students felt motivated and more confident, despite challenges such as explanations being too fast or lack of translation. Furthermore, in the abstract conceptualization aspect, students were able to conceptualize learning experiences by taking notes, translating, summarizing, and memorizing new vocabulary to support learning at school. Lastly, in the active experimentation aspect, some students dare to apply English in real life, such as talking with friends or answering teacher questions, although others are still hesitant due to limited abilities. Overall, the researcher concluded that eighth grade students' experiences in learning English through social media demonstrate that these platforms serve not only as a means of entertainment but also as a real learning resource. This study confirms that social media provides a positive and meaningful learning experience for students, with TikTok being a popular platform due to its engaging and accessible format. However, it's important to remember that the effectiveness of learning through social media depends heavily on appropriate learning strategies, relevant content selection, and students' ability to reflect on their learning experiences.</p>Irah Sopiyana, Asep Hardiyanto
Copyright (c) 2026 Griya Cendikia
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2150Sat, 07 Feb 2026 00:00:00 +0000Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Keterampilan Dribbling Bola Basket Pada Pembelajaran Olahraga Kelas VIII MTs N2 Lampung Utara Tahun Ajaran 2024/2025
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2151
<p>ermainan bola basket merupakan salah satu cabang olahraga yang diajarkan dalam kurikulum pendidikan jasmani di tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs). Salah satu keterampilan dasar yang penting dalam permainan ini adalah dribbling atau menggiring bola. Keterampilan dribbling yang baik memungkinkan pemain mengendalikan bola, menghindari lawan, serta menciptakan peluang untuk mencetak poin. Namun, hasil pra-observasi di MTs Negeri 2 Lampung Utara menunjukkan bahwa banyak siswa masih mengalami kesulitan dalam menguasai teknik dasar ini. Kesalahan umum yang ditemukan meliputi penggunaan telapak tangan, memantulkan bola terlalu tinggi, serta posisi tubuh yang kurang tepat saat melakukan dribbling . Selain itu, faktor lain seperti kurangnya fokus siswa, metode pembelajaran yang kurang menarik, keterbatasan fasilitas, serta minimnya motivasi dan disiplin turut memengaruhi rendahnya keterampilan dribbling .</p> <p> </p> <p>Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas VIII.7 dan satu guru olahraga di MTs N 2 Lampung Utara. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal seperti motivasi, rasa percaya diri, minat, dan kebugaran jasmani memiliki pengaruh signifikan terhadap keterampilan dribbling siswa. Sementara itu, faktor eksternal berupa metode pembelajaran, dukungan keluarga, ketersediaan fasilitas, dan lingkungan tempat tinggal juga berperan penting. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menekankan pentingnya kombinasi aspek teknis, psikologis, dan sosial dalam pembelajaran olahraga. Dengan demikian, diperlukan strategi pembelajaran yang lebih variatif, dukungan lingkungan yang memadai, serta peningkatan kesadaran siswa akan pentingnya latihan berkelanjutan untuk meningkatkan keterampilan dribbling bola basket.</p> <p> </p> <p><strong> </strong></p> <p> </p> <p> </p> <p> </p>Elvira Kusuma Asih, Mela Suhariyanti
Copyright (c) 2026 Griya Cendikia
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2151Sat, 07 Feb 2026 00:00:00 +0000Nilai-Nilai Akhlak dalam Film Korea “Hope” 2013
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2142
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai akhlak yang terkandung dalam film Korea <em>Hope</em> (2013) karya Lee Joon-ik. Film ini diangkat dari kisah nyata tentang kekerasan seksual terhadap anak yang menimbulkan trauma mendalam, serta menggambarkan proses pemulihan melalui dukungan keluarga dan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis isi (content analysis) berbasis studi pustaka. Data diperoleh melalui pengamatan langsung terhadap adegan dan dialog film, serta kajian literatur terkait akhlak dalam perspektif Islam. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi akhlak mahmudah (terpuji) seperti kesabaran, empati, dan kasih sayang, serta akhlak mazmumah (tercela) seperti kekerasan, kebohongan, dan pengkhianatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film <em>Hope</em> tidak hanya mengkritik perilaku tercela pelaku kejahatan, tetapi juga sistem hukum yang lemah dan stigma sosial terhadap korban. Sebaliknya, film ini menekankan pentingnya nilai-nilai akhlak terpuji dalam proses pemulihan trauma. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan refleksi moral dan edukasi bagi masyarakat dalam membangun akhlak yang baik.</p>Deviana Puspitasari, Tiara
Copyright (c) 2026 Griya Cendikia
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2142Sat, 07 Feb 2026 00:00:00 +0000Peran Komunikasi Guru Dan Orangtua Terhadap Hasil Belajar Siswa Pelajaran Matematika Kelas V Di Sekolah Dasar Negeri 1 Rejosari Tahun Ajaran 2025/2026
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2165
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran komunikasi antara guru dan orang tua dalam mendukung hasil belajar matematika siswa kelas V di SD Negeri 1 Rejosari Tahun Ajaran 2025/2026. Fokus penelitian meliputi cara guru, peran guru dan strategi guru dalam mengatasi hambatan komunikasi untuk menunjang peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antara guru dan orang tua berjalan cukup efektif dan bersifat dua arah. Guru memanfaatkan berbagai media seperti grup WhatsApp kelas, pesan pribadi, serta pertemuan wali murid untuk menyampaikan informasi mengenai perkembangan akademik siswa dan memberikan arahan pembelajaran di rumah. Guru berperan aktif sebagai komunikator, fasilitator, dan motivator dengan memberikan saran konkret seperti latihan operasi hitung, penggunaan video pembelajaran, dan pemantauan jadwal belajar guna membantu orang tua mendampingi anak. Guru juga menjaga hubungan yang harmonis dengan mengawali komunikasi melalui apresiasi positif, bersikap empatik, serta menyesuaikan bahasa agar mudah dipahami. Dalam menghadapi hambatan seperti kurangnya keaktifan sebagian orang tua, guru menerapkan strategi berupa pendekatan personal, pemanfaatan teknologi, penggunaan bahasa yang sederhana, serta pelibatan orang tua dalam tindak lanjut pembelajaran. Komunikasi yang efektif ini berdampak positif terhadap pemahaman siswa dan peningkatan hasil belajar matematika. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa kolaborasi melalui komunikasi yang intensif antara guru dan orang tua merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran matematika di sekolah dasar.</p>Qory Ainan, Eny Munisah
Copyright (c) 2026 Griya Cendikia
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2165Sat, 07 Feb 2026 00:00:00 +0000Exploring Student's Perception of Youtube Media for Speaking at the Second Semester Student's English Education Study Program at Universitas Muhammadiyah Academic Year 2024/2025
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2270
<p><strong>Abstract:</strong> The development of information and communication technology has brought major changes to the world of education, including English language learning. One of the most popular learning media is YouTube. This platform provides a wide variety of interactive learning videos that are easily accessible anytime and anywhere. Through YouTube, students can access English learning materials, watch conversation videos, tutorials, and speeches in English that can help them improve their speaking skills. This study uses a descriptive qualitative approach to explore the perceptions of second semester students in the English Education Study Program at Muhammadiyah University Kotabumi regarding the use of YouTube as a media for learning speaking skills. Data were collected through in depth interviews with ten participants selected using purposive sampling. The results of the study indicate that most students have a positive perception of the use of YouTube as a media for learning speaking skills.They assessed features such as subtitles, video speed, and playlists as very helpful in improving pronunciation, confidence, and motivation to learn English independently and flexibly. Researchers concluded that YouTube is effective as a media for learning to speak because it improves students' understanding, interest, and activity. It is recommended that lecturers integrate YouTube into the learning process and encourage students to use it consistently to strengthen their English speaking skills.</p> <p><strong><em>Keywords: Student Perceptions, YouTube Media, Speaking Learning, Learning Media</em></strong></p> <p><strong>Abstrak:</strong></p> <p>Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran bahasa Inggris. Salah satu media pembelajaran yang paling populer adalah YouTube. Platform ini menyediakan berbagai macam video pembelajaran yang interaktif dan mudah diakses kapan saja dan di mana saja. Melalui YouTube, siswa dapat mengakses materi pembelajaran bahasa Inggris, menonton video percakapan, tutorial, dan pidato dalam bahasa Inggris yang dapat membantu mereka meningkatkan keterampilan berbicara mereka.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa semester dua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Kotabumi terhadap penggunaan YouTube sebagai media pembelajaran berbicara. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan sepuluh partisipan yang dipilih secara purposive sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap penggunaan YouTube sebagai media pembelajaran berbicara. Mereka menilai fitur seperti subtitle, kecepatan video, dan playlist sangat membantu meningkatkan pengucapan, kepercayaan diri, dan motivasi belajar bahasa Inggris secara mandiri dan fleksibel.Peneliti menyimpulkan bahwa YouTube efektif sebagai media pembelajaran berbicara karena meningkatkan pemahaman, minat, dan keaktifan mahasiswa. Disarankan agar dosen mengintegrasikan YouTube dalam proses pembelajaran dan mendorong mahasiswa untuk memanfaatkannya secara konsisten guna memperkuat kemampuan berbicara bahasa Inggris.</p> <p> </p> <p><strong><em>Kata kunci: Persepsi Mahasiswa, Media Youtube, Pembelajaran Speaking, Media Pembelajaran</em></strong></p>Achmad Fahmi, Asep Hardiyanto
Copyright (c) 2026 Griya Cendikia
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2270Sat, 07 Feb 2026 00:00:00 +0000Hubungan Kemandirian Belajar dengan Minat Belajar dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Materi Aljabar
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2238
<p><em>Students in the eighth grade at MTs Negeri 1 Lampung Utara continue to struggle with completing algebraic story problems. This condition suggests a connection between student learning interest and elements of learning independence. This study looked at the connection between learning independence and learning interest in solving algebraic story problems. This study employed a quantitative methodology. Using a cluster random sampling technique, all VII grade students at MTs Negeri 1 Lampung Utara served as the study's population, and samples of VIII B grade students were acquired. Questionnaires and observation sheets were utilized to collect data. The Product Moment Correlation test was employed as the hypothesis test. The Liliefors and linearity tests were used to do a normalcy test prior to the hypothesis test. According to the study's findings, H_0 was rejected while H_a was allowed because the computed r_count value of 0.9089>r_table of 0.349. According to the Z test, Z_count = 0.163 and Z_table = -0.98; since Z_count > Z_table, H_a was approved. Thus, it can be said that for eighth-grade students at MTs Negeri 1 North Lampung, learning independence and learning interest in solving mathematical story problems in algebra content are related.</em></p>Fina Tri Andesti, Darwanto
Copyright (c) 2026 Griya Cendikia
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2238Sat, 07 Feb 2026 00:00:00 +0000Majas Penegasan Pada Kumpulan Puisi Tersebutlah Kisah Perempuan Yang Menyingkap Langit Karya Isbedy Stiawan Zs Sebagai Alternatif Bahan Ajar di Sekolah Menengah Atas
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2259
<p>Dalam penelitian ini dibahas tentang majas penegasan pada kumpulan puisi <em>Tersebutlah Kisah Perempuan Yang Menyingkap Langit </em>Karya Isbedy Setiawan ZS sebagai alternatif bahan ajar di sekolah menengah atas. Tujuan dari penelitian ini adalah pendeskripsian majas penegasan dalam kumpulan puisi tersebut dan penentuan kelayakan puisi sebagai alternatif bahan ajar di sekolah menengah atas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 14 majas dari 26 jenis majas yang ditemukan dalam kumpulan puisi tersebut, yaitu aliterasi, paralelisme, klimaks, antiklimaks, retorik, repetisi, parairama, tautologi, antaklasis, asidenton, polisidenton, inversi, eksklamasio, zeugma. Dari keempat belas majas yang ditemukan yang lebih dominan adalah majas retorik sebanyak 34 kutipan. Majas penegasan dalam kumpulan puisi tersebut dapat digunakan sebagai bahan pengajaran bagi siswa SMA karena mencakup aspek linguistik, psikologis, dan budaya siswa. Dilihat dari aspek kebahasaan ditemukan penggunaan bahasa sehari-hari, yang tidak menyulitkan siswa. Pada aspek psikologi, kumpulan puisi tersebut dapat dijadikan pembelajaran bagi siswa agar dapat mencontohkan hal-hal yang baik yang pada kumpulan puisi tersebut. Aspek latar belakang budaya pada kumpulan puisi juga sangat dekat dan sesuai dengan kondisi lingkungan siswa sehari-hari. Dengan demikian, kumpulan puisi tersebut mampu memperkaya pemahaman siswa tentang majas sekaligus menumbuhkan kesadaran sosial.</p>Rahmi Saputri, Sri Widayati
Copyright (c) 2026 Griya Cendikia
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2259Sat, 07 Feb 2026 00:00:00 +0000Hubungan Antara Kemampuan Numerasi Matematik dengan Motivasi Belajar Matematika Siswa Kelas XI SMK Pramuka Bhakti
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2278
<p>Kemampuan numerasi matematik dan motivasi belajar merupakan dua aspek penting yang berperan dalam keberhasilan pembelajaran matematika, khususnya pada materi statistika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara kemampuan numerasi matematik dengan motivasi belajar matematika siswa pada materi statistika kelas XI SMK Pramuka Bhakti. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK Pramuka Bhakti, dengan sampel yang dipakai ialah seluruh siswa kelas XI Akuntansi dan XI Multimedia. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes untuk mengukur kemampuan numerasi matematik siswa dan angket untuk mengukur motivasi belajar matematika. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji prasyarat analisis, yaitu uji normalitas, kemudian dilanjutkan dengan uji korelasi <em>Product moment</em>. Pada penelitian ini Uji normalitas yang digunakan adalah Uji <em>Liliefors </em>dengan menggunakan excel, Untuk uji normalitas pada kemampuan numerasi matematik diperoleh <em>L<sub>hitung</sub></em>0,085 sedangkan untuk motivasi belajar matematika diperoleh <em>L<sub>hitung</sub></em> 0,109, karena <em>L<sub>hitung </sub>< L<sub>tabel</sub></em> , N = 60 <em>L<sub>tabel</sub> </em>0, 119 diperoleh koefisien korelasi <em>(r<sub>xy</sub>)</em> sebesar 0,819 dan <em>r<sub>tabel</sub> </em>= 0,254 atau . Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan numerasi matematik dengan motivasi belajar matematika siswa pada materi statistika kelas XI SMK Pramuka Bhakti. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kemampuan numerasi matematik siswa, maka semakin tinggi pula motivasi belajar matematika siswa. Dengan demikian, kemampuan numerasi matematik memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi belajar matematika siswa.</p>Serli Monika, Darwanto
Copyright (c) 2026 Griya Cendikia
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2278Sat, 07 Feb 2026 00:00:00 +0000Masalah Sosial dalam Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu Karya J.S. Khairen sebagai Alternatif Bahan Ajar di Sekolah Menengah Atas
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2274
<p>Dalam penelitian ini dibahas tentang masalah sosial dalam novel <em>Dompet Ayah Sepatu Ibu</em> karya J.S. Khairen penelitian ini bertujuan men- deskripsikan masalah sosial dalam novel <em>Dompet Ayah Sepatu Ibu </em>karya J.S. Khairen dan menilai kelayakannya sebagai bahan ajar di sekolah menengah atas. Dengan metode deskriptif kualitatif, ditemukan lima masalah sosial: kemiskinan (9 data), disorganisasi keluarga (6 data), kejahatan (3 data), peperangan (1 data), dan pelanggaran norma-norma masyarakat (1 data). Novel ini layak menjadi bahan ajar karena memenuhi tiga aspek, yaitu bahasa yang digunakan bahasa Indonesia sehari-hari, bahasa daerah, dan asing yang tidak menyulitkan siswa. Dari aspek psikologis, perilaku tokoh dalam novel tersebut dapat menjadi contoh kepribadian yang baik, dan dari aspek budaya, novel yang berlatar budaya Sumatra Barat dapat memperkaya wawasan siswa. Dengan demikian, novel tersebut layak dijadikan sebagai alternatif bahan ajar di sekolah menengah atas</p>Desi Elli Santi, Sri Widayati
Copyright (c) 2026 Griya Cendikia
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2274Sat, 07 Feb 2026 00:00:00 +0000Implementasi Pendidikan Karakter Disiplin Siswa Dalam Pembiasaan Literasi Di Sekolah Dasar Negeri 1 Rejosari Tahun Ajaran 2024/2025
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2267
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter disiplin siswa melalui pembiasaan literasi di Sekolah Dasar Negeri 1 Rejosari Tahun Ajaran 2024/2025. Pendidikan karakter disiplin menjadi aspek penting dalam pembentukan sikap siswa yang dapat ditanamkan melalui kegiatan literasi secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas, dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter disiplin siswa melalui pembiasaan literasi dilaksanakan melalui kegiatan literasi rutin sebelum pembelajaran, kedisiplinan waktu dalam mengikuti kegiatan literasi, kepatuhan siswa terhadap aturan selama kegiatan literasi, serta tanggung jawab siswa dalam menyelesaikan tugas literasi. Faktor pendukung pelaksanaan kegiatan tersebut antara lain peran guru sebagai teladan, dukungan sekolah, serta ketersediaan sarana literasi. Dengan demikian, pembiasaan literasi di SD Negeri 1 Rejosari berperan dalam menumbuhkan dan memperkuat karakter disiplin siswa dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.</p>Junaidi, Trulin Mega
Copyright (c) 2026 Griya Cendikia
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2267Sat, 07 Feb 2026 00:00:00 +0000Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Pada Film Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata Sebagai Alternatif Bahan Ajar Di Sekolah Dasar
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2090
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam film Laskar Pelangi karya Andrea Hirata serta menganalisis relevansinya sebagai alternatif bahan ajar di Sekolah Dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penanaman pendidikan karakter sejak usia dini, khususnya pada anak usia sekolah dasar yang berada dalam tahap kritis pembentukan kepribadian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dan observasi terhadap isi film. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, klasifikasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Laskar Pelangi mengandung 18 nilai pendidikan karakter sebagaimana yang ditetapkan oleh Kemendiknas, di antaranya religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, tanggung jawab, dan peduli sosial. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam dialog, tindakan tokoh, dan alur cerita yang ditampilkan dalam film. Temuan ini menunjukkan bahwa film Laskar Pelangi memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran yang efektif untuk menanamkan pendidikan karakter pada siswa sekolah dasar.</p>Wahyu Fajar Saputra, Elizar
Copyright (c) 2026 Griya Cendikia
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2090Sun, 08 Feb 2026 00:00:00 +0000An Analysis of Code Switching Used by Reza Rahadian and Gita Wirjawan on Spotify's Endgame Podcast
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2088
<p>This study discusses the analysis of code switching used by Reza Rahadian and Gita Wirjawan on Spotify’s Endgame podcast. The purpose of this study are to find out what types of code switching often appears by Reza Rahadian and Gita Wirjawan on Spotify’s Endgame podcast, to describe the code switching used by Reza Rahadian and Gita Wirjawan on Spotify's Endgame podcast, and to describe the benefits of code switching practices by Reza Rahadian and Gita Wirjawan on Spotify’s Endgame podcast. The research method used is qualitative, with the data source being the Endgame podcast video episode 190. The research instrument used is data card tabulation, and data collection is carried out through transcription as the first step. The results show that the most frequently used type of code switching is intra-sentential switching, occurs 248 times. The code switching usage that has been calculated shows that inter-sentential switching 2,02%, intrasentential switching 19,95%, and tag-switching 0,15%. Then, from each speaker shows that they have differences in the use of code switching, namely RezaRahadian with inter-sentential switching 1,32%, intra-sentential switching 16,39%, and tag-switching 0,13%, while Gita Wirjawan with inter-sentential switching 0,70%, intra-sentential switching 3,57%, and tag-switching 0,02%, where Reza Rahadian does more code switching than Gita Wirjawan. In addition, the researcher found that both speakers used three different types of code switching, indicating that both speakers did not have language limitation, but showed a broad mastery of English and Indonesian. Furthermore, the code switching practice carried out by both speaker has benefits for English language learning, namely that language learners can use code switching as method to use languages simultaneously and flexibly. Thus, code switching is also used as technique where they no longer consider the language being studied to be a foreign language, but rather like the language used every day.</p>Gusti Ayu Ningsih, Sigit Suharjono
Copyright (c) 2026 Griya Cendikia
https://juma.umko.ac.id/index.php/griya-cendikia/article/view/2088Sun, 08 Feb 2026 00:00:00 +0000