Penerapan Model Pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP

Published: Jul 14, 2025

Abstract:

Abstract: Mathematical problem-solving ability is considered a basic skill that is expected to be mastered by junior high school students, because this skill helps them understand, analyze, and solve various complex problems. However, the mathematical problem-solving ability of junior high school students is still low, only a small number of junior high school students are able to solve problems that require in-depth analysis and application of mathematical concepts in complex contexts. One alternative that can be done to improve the mathematical problem-solving ability of junior high school students is to apply the Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) learning model. The purpose of this paper is to explain the POGIL learning model in improving students' mathematical problem-solving ability. The POGIL learning model emphasizes learning that not only involves students in active learning activities, but also encourages group collaboration, discussion, and critical thinking to solve problems. The POGIL learning model generally uses 5 stages. Each stage in this model contributes to the effectiveness of learning and understanding of concepts by students. Therefore, applying the POGIL learning model can be an alternative in improving the mathematical problem-solving ability of junior high school students.

Keywords: Mathematics, POGIL, Problem Solving Ability.

Abstrak : Kemampuan pemecahan masalah matematis dianggap sebagai keterampilan dasar yang diharapkan dikuasai oleh siswa SMP, karena keterampilan ini membantu mereka memahami, menganalisis, dan menyelesaikan berbagai masalah yang kompleks. Namun, kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP masih rendah, hanya sebagian kecil siswa SMP yang mampu menyelesaikan soal yang membutuhkan analisis mendalam dan penerapan konsep matematika dalam konteks kompleks. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan masalah matematis siswa SMP adalah dengan menerapkan model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL). Tujuan dari makalah ini adalah untuk menjelaskan model pembelajaran POGIL dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Model pembelajaran POGIL menekankan pembelajaran yang tidak hanya melibatkan siswa dalam aktivitas belajar aktif, tetapi juga mendorong kerja sama kelompok, diskusi, dan berfikir kritis untuk menyelesaikan masalah. Model pembelajaran POGIL secara umum menggunakan 5 tahapan. Setiap tahapan dalam model ini berkontribusi terhadap efektivitas pembelajaran dan pemahaman konsep oleh siswa. Oleh karena itu, menerapkan model pembelajaran POGIL dapat dijadikan alternatif dalam meningkatkan kemmapuan pemecahan masalah matematis siswa SMP.

Kata kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah, Matematika, POGIL.

Keywords:
1. Mathematics
2. POGIL
3. Problem solving
Authors:
1 . Kendedes Farahntina
2 . Darwanto
How to Cite
Farahntina, K., & Darwanto. (2025). Penerapan Model Pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP. Griya Cendikia, 10(2), 592–599. https://doi.org/10.47637/griyacendikia.v10i2.1970