TRANSFORMASI SASTRA LISAN SYAER DALAM PERTUNJUKAN TARI

https://doi.org/10.47637/griya-cendikia.v6i2.197

Published: Jul 31, 2021

Abstract

Penelitian Transformasi Sastra Lisan Syaer dalam Pertunjukan Tari dilatarbelakangi oleh kurangnya minat masyarakat terutama generasi muda terhadap sastra lisan syaer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Metode deskriptif kualitatif adalah metode penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterpretasi objek sesuai dengan apa adanya. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Terdapat empat tahapan dalam transformasi sastra lisan Syaer dalam pertunjukan tari, yaitu tahap transformasi (perubahan bentuk yang menghasilkan unsur-unsur kebaruan dari aspek gaya), mengembangkan konsep pertunjukan tari (berpijak pada media teks pertunjukan untuk mengenali konteks sebuah sastra lisan yakni Ittar Terang), improvisasi dan eksplorasi Syaer dalam rangkaian gerak tari (terarah atau terpimpin), dan berakhir pada pertunjukan tari Ittar Terang (menggabungkan antara gerak dengan Syaer, properti, pola lantai, rias dan busana serta iringan musik).

Keywords

  1. Transformasi
  2. Sastra Lisan
  3. Lampung
  4. Syaer

Authors

  1. Siska Meirita Universitas Lampung
  2. Ramlan Ginting Suka Universitas Lampung
  3. Amelia Hani Saputri Universitas Lampung
Statistics and Citations
How to Cite
Meirita, S. ., Ginting Suka, R. ., & Saputri, A. H. . (2021). TRANSFORMASI SASTRA LISAN SYAER DALAM PERTUNJUKAN TARI. Griya Cendikia, 6(2), 371–377. https://doi.org/10.47637/griya-cendikia.v6i2.197
downloads
7
Aug
19
Sep
21
Oct
19
Nov
25
Dec
18
Jan
20
Feb
11
Mar
14
Apr
21
May
37
Jun
12
Jul