Articles

STUDENTS’ DIFFICULTIES IN LISTENING COMPREHENSION AT THE THIRD SEMESTER OF ENGLISH EDUCATION STUDY PROGRAM OF UNIVERSITY MUHAMMADIYAH KOTABUMI ACADEMIC YEAR 2019/2020

Penelitian ini membahas tentang kesulitan yang dihadapi mahasiswa semester III dalam pemahaman mendengarkan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan Kesulitan Mahasiswa Dalam Pemahaman Mendengarkan Pada Semester III Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Kotabumi Lampung Utara Tahun Akademik 2019/2020. Penelitian ini telah dilakukan di Universitas Muhammadiyah Kotabumi Lampung Utara. Populasi penelitian ini merupakan mahasiswa semester III Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Kotabumi Lampung Utara Tahun Akademik 2019/2020. Jumlah populasi adalah 49 siswa dari dua kelas. Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih satu kelas yang terdiri dari 24 siswa sebagai mata pelajaran dalam penelitian ini. Data dikumpulkan oleh kuesioner dan wawancara selama mendengarkan digunakan untuk mengkonfirmasi jawaban siswa. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk menganalisis dan menemukan solusi tentang masalah. Hasil dari menganalisis kesulitan siswa dalam pemahaman mendengarkan menunjukkan bahwa mendengarkan adalah keterampilan yang sangat sulit bagi siswa yang belajar bahasa asing. Berdasarkan data yang dikumpulkan dengan kuesioner dan wawancara ada beberapa masalah dari faktor-faktor yang dihadapi siswa ketika mereka mendengarkan. Di antaranya, kurangnya kosakata, aksen varietas dan buruknya pengetahuan tata bahasa. Peneliti mendapatkan faktor dominan menyebabkan siswa kesulitan dalam mendengarkan pemahaman dengan persentase 91,7% siswa mengatakan selalu. Faktor yang dominan adalah kategori konten teks mendengarkan dengan persentase tertinggi.
Agus Toni, Rini Susilowati, Dewi Sartipa

MOTIVATION IN LEARNING ENGLISH EMPLOYED BY THE LOW-MEDIUM-HIGH ABILITY STUDENTS OF THE FIRST-YEAR ENGLISH EDUCATION STUDY PROGRAM AT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KOTABUMI ACADEMIC YEAR 2019/2020

Motivation is a key of success in process of learning English. Student who has high motivation would do the best in learning even though the materials were felt difficult. Conversely, student who has low motivation would get bored and be indifferent in learning even though the materials given were so easy.In line with this, this study tried to investigate about students’motivation in learning English, either integrative or instrumental motivation.The purpose of this study is to find out about types of students’ motivation, the dominant type of students’ motivation, and the reasons of the dominant type of motivation in learning English. This study used descriptive-qualitative method with case study approach that examine nine of the first-year students English education study program with three different ability levels; low ability level, medium ability level and high ability level.This study used questionnaires that consist of close-ended and open-ended questions as data collection technique. The results of this study found that all of the students (low-medium-high ability level) have in both of categories (integrative and instrumental), but they tend to have an integrative in learning English. It clarified thatthey were more dominant in integrative than instrumental motivation. It could be seen from the results of open-ended question. Firstly, the students learn English to get new insight about a lot of things related to English, Secondly, they want to communicate easily with English speakers. Thirdly, they want to share their knowledge that they got to other people. Fourthly, they want to participate freely in the activities among other groups who speaks English. Lastly, they want to be proficient in English, so they will be able to behave like native English speaker.
Anita Eviana Putri, Sumarno Sumarno, Asep Hardiyanto

THE CORRELATION BETWEEN SELF-ESTEEM AND SPEAKING ABILITY OF THE TENTH GRADE STUDENTS IN SMKN 03 KOTABUMI ACADEMIC YEAR 2020/2021

Self-esteem is important thing in human life because self-esteem is used to describe a person's personal value. With self-respect we can know the overall view of a person on ourselves or our view of others. Therefore, we must be able to maintain our self-esteem, so that we can give a good impression to every human being. Similar to a student, students must have high self-esteem in order to overcome their lack of confidence when speaking in front of teachers and in front of many people. This research aimed to find out the correlation between students’ self-esteem and students’ speaking ability of tenth grade at SMKN 03 Kotabumi. This research used correlational research. Random sampling technique was applied to select the sample. Population of this research was tenth grade at SMKN 03 Kotabumi which consists of 405 students. The total of sample of this research was 43 students. The instrument used to collect the data were an oral test and questionnaire of students self-esteem. The result of this research showed that Ha is accepted with the result of hypothesis test tobserved is greater than ttable which is 33,270 ≥ 1.681, it means that there is significant correlation between students’ self-esteem and speaking ability of the tenth grade students in SMKN 03 Kotabumi academic year 2020/2021.
Ayu Wahyuni

ANALISIS EKOLOGI KARYA SASTRA PADA NOVEL RINDU TERPISAH DI RAJA AMPAT KARYA KIRANA KEJORA SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR DI SEKOLAH MENENGAH ATAS

This research discusses the ecology of literary work in Kirana Kejora’s novel Rindu Terpisah di Raja Ampat as an alternative teaching material in senior high school. The purpose of this study to determine the natural ecology and cultural ecology in the novel Rindu Terpisah di Raja Ampat by Kirana Kejora. The method used, namely descriptive by describing the result in words. The result of this study indicate that this novel contain natural ecology and cultural ecology. This ecology related to the interaction of human and the natural envirotment, namely protecting and preserving the natural environment by using several attitude, such as an attitude of responsibility, an attitude of caring the natural in accordance with the culture in Papua. The natural ecologyand culture ecology described by subordinate figure, namely Karang. Senior high school student can use coral figures as rle models because theyhave positive value for the character development of students. Regarding the aspect of selecting teaching material, namely aspect of language, psychology, and cultural background, Kirana Kejora’s novel Rindu Terpisah di Raja Ampat has fulfil the criteria of good teaching material of senior high school.
Emil Amala , Sri Widayati

THE INFLUENCE OF USING HERRINGBONE TECHNIQUE TOWARDS STUDENTS’ READING COMPREHENSION OF RECOUNT TEXT AT THE EIGHTH GRADE OF MTSN 1 KOTABUMI ACADEMIC YEAR 2019/2020

Membaca merupakan hal yang penting bagi siswa untuk mempelajari bahasa. Meski masih banyak siswa yang kesulitan dalam memahami teks berbahasa Inggris. Demi mengatasi masalah dalam proses belajar mengajar kegiatan membaca peneliti menyarankan penggunaan teknik Herringbone sebagai solusi untuk meningkatkan kemampuan memahami bacaan siswa. Merujuk pada hal tersenut, penelitian ini bertujuan untuk menemukan adanya pengaruh yang signifikan dari penggunaan teknik Herringbone terhadap kemampuan memahami bacaan teks recount siswa kelas delapan MTSN 1 Kotabumi tahun ajaran 2019/2020. Penelitian quasi experimental ini dilakukan dengan desain non equivalent control group. Populasinya adalah siswa kelas VIII MTSN 1 Kotabumi tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah 188 siswa. Sampel yang diambil secara purposif adalah kelas VIII B dengan 32 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII C dengan 32 siswa sebagai kelas kontrol. Dalam penelitian ini, data diperoleh melalui tes, yang kemudian dianalisis melalui independent t-test. Uji hipotesis menunjukan bahwa thitung sebesar 3,096 dan ttabel sebesar 1,999 Hal ini menunjukan bahwa thitung lebih besar dari ttabel, atau 3,096 > 1,999 sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Pada simpulannya dinyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan teknik Herringbone terhadap kemampuan memahami bacaan teks recount siswa kelas delapan MTSN 1 Kotabumi tahun ajaran 2019/2020.
Erli Yanty Rihana Paramida

FACTORS AFFECTING STUDENTS SPEAKING SKILL AT THE THIRD SEMESTER IN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KOTABUMI ACADEMIC YEAR 2019/2020

Rumusan masalah penelitian ini sebagai berikut: apa faktor yang mempengaruhi keterampilan berbicara mahasiwa di semeter tiga di Universitas Muhammadiyah Kotabumi. Penilitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif bertujuan untuk menemukan dan menjelaskan faktor yang mempengaruhi keterampilan berbicara mahasiwa di semeter tiga di Universitas Muhammadiyah Kotabumi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah interview dan observasi. Data diambil dari mahasiswa semester tiga yang terdiri dari 10 mahasiswa dari kelas A dan B. Hasil penitian menampilkan bahwa ditemukan enam faktor yang mempengaruhi keterampilan berbicara mahasiwa adalah faktor affektif, kondisi saat tampil, kemampuan mendengarkan, kebiasaan belajar di rumah, pemahaman topik, dan Umpan balik selama pembelajaran speaking. Faktor utama mahasiswa adalah gugup, mereka bisa lupa semuanya dan menjadi “blank” sebuah penomena dimana mahasiswa tidak bisa mangucapkan satu kata pun dan menjadi diam membisu, kemudian kecemasan terhadap kosakata, tatabahasa, pelafalan, kemampuan mendengarkan yang kurang baik untuk memahami pembicara karena akses mereka dan berbicara sangat cepat, kebiasaan belajar yang kurang efektif seperti mendengarkan musik dan menonton film dan sedikit menerapkan kebiasaan belajar seperti praktik berbicara bahasa inggris di depan kaca, dan berinteraksi dengan teman menggunakan bahasa Inggris, kurangnya pengetahuan terutama dalam topik acak yang diberikan dosen, dan salah memahmi makna dari komen yang diberikan dosen. Tapi di sisi lain mahasiswa yang pandai yang memiliki progress yang tinggi dalam keterampilan berbicara membuat kebiasaan yang luar biasa di rumah seperti melakukan monolog, dan memiliki cara untuk mengatasi gugup yang mereka alami seperti memegang sesuatu saat tampil, untuk mengatasi kemampuan mendengarkan mereka yang kurang baik mereka menggunakan intisari atau topik dan pemahaman topik, menyiapkan catatan kecil bukan kertas berisi naskah, menghafal dan memahami topik dan memberikan reaksi yang baik ketika dosen memberikan komen positif maupun negatif.
Febrian Eka Prayuda

DIRECT AND INDIRECT CORRECTIVE FEEDBACK AND STUDENTS’ DEVELOPMENT IN PARAGRAPH WRITING AT THE SECOND SEMESTER OF ENGLISH EDUCATION STUDY PROGRAM OF MUHAMMADIYAHUNIVERSITY OF KOTABUMI ACADEMIC YEAR 2018/2019

Umpan balik langsung dan tidak langsung adalah cara paling umum dari umpan balik tertulis yang digunakan oleh dosen untuk memperbaiki kesalahan siswa dan meningkatkan keakuratan bahasa siswa dalam tugas tertulis mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis umpan balik korektif yang digunakan dosen dan perkembangan mahasiswa secara tertulis setelah mendapat umpan balik dari dosen. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang meneliti 10 mahasiswa semester dua dari program studi pendidikan bahasa Inggris. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah tugas menulis siswa dan pedoman wawancara. Jenis wawancara yang digunakan adalah wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen menggunakan dua jenis umpan balik korektif; umpan balik korektif langsung dan tidak langsung. Ditemukan bahwa umpan balik korektif langsung lebih dominan daripada umpan balik korektif tidak langsung seperti yang ditunjukkan 74% untuk umpan balik korektif langsung yang digunakan dan 36% untuk umpan balik korektif tidak langsung. Selain itu, ditemukan pula beberapa perkembangan dari kesepuluh siswa tersebut pada teks tertulis kedua mereka setelah diberikan umpan balik korektif. Selain itu, memberikan umpan balik korektif pada tulisan siswa dapat mengembangkan keterampilan menulis siswa dan memotivasi mereka untuk merevisi dan melakukan yang terbaik dalam menulis.
Hanin Afriani Sary

THE INFLUENCE OF COLLABORATIVE STRATEGY READING (CSR) TOWARD STUDENTS’ READING COMPREHENSION IN NARRATIVE TEXT AT THE NINTH GRADE STUDENTS OF SMP NEGERI 10 KOTABUMI

Membaca merupakan salah satu aspek yang penting bagi siswa di dalam proses pembelajaran. Melalui membaca, siswa dapat menambah pengetahuan yang dimiliki. Meskipun pada kenyataannya, di dalam proses membaca siswa sering sekali menemukan kesulitan seperti memahami makna di dalam suatu teks bacaan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui adakah pengaruh signifikan Collaborative Strategy Reading (CSR) terhadap pemahaman membaca siswa di dalam teks naratif tingkat kesembilan SMP Negeri 10 Kotabumi tahun ajaran 2019/2020. Penelitian quasi experiment ini dilakukan dengan desain non equivalent control group. Populasinya adalah tingkat kesembilan SMP Negeri 10 Kotabumi yang berjumlah 156 siswa, dan sampel yang diambil secara purposive adalah kelas IX D dengan 31 sebagai kelas eksperimen dan kelas IX B dengan 31 siswa sebagai kelas kontrol. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan melalui tes membaca dengan bentuk pilihan ganda sebanyak 26 butir soal, yang kemudian dilanjutkan dengan dianalisa melalui uji t. Uji hipotesis menunjukkan bahwa thitung sebesar 4,523  dan ttable sebesar 1,671. Hal ini menunjukkan bahwa thitung > ttable sehingga  diterima dan  ditolak. Pada simpulannya dinyatakan bahwa terdapat pengaruh signifikan strategy CSR terhadap pemahaman membaca teks narative siswa kelas sembilan SMP Negeri 10 Kotabumi tahun ajaran 2019/2020.
Irianto Irianto

THE CORRELATION BETWEEN SELF-REGULATED STUDENTS AND READING COMPREHENSION STUDENTS IN NARRATIVE TEXT AT EIGHT GRADE STUDENTS OF MTSN 1 KOTABUMI IN ACADEMIC YEAR 2019/2020

Membaca adalah salah satu kemampuan yang harus dimiliki semua siswa dalam proses pembelajaran. Siswa dapat memperoleh banyak pengetahuan melalui kegiatan membaca. Namun pada kenyataannya, banyak masalah yang sering dijumpai dalam proses pembelajaran membaca. Misalkan saja, siswa merasa kesulitan saat memahami makna dalam suatu teks karena mereka tidak mengetahui kosa-kata dalam teks bacaan tersebut. Berdasarkan hal tersebut, peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan yang signifikan terhadap Self-Regulated yang dimiliki siswa dalam memahami suatu teks bacaan. Penelitian ini dilakukan pada siswa tingkat delapan MTSN 1 Kotabumi tahun ajaran 2019/2020. Penelitian interactive correlation ini dilakukan menggunakan descriptive quantitative method. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan jumlah siswa tingkat delapan MTSN 1 Kotabumi tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah sebanyak 192 orang. Adapun, sampel diambil melalui teknik proportional random sampling yaitu sebanyak 34 orang. Dalam penelitian ini, untuk mendapatkan data maka peneliti melakukan tes membaca dengan bentuk pilihan ganda sebanyak 25 butir soal dan memberikan hak anget pada siswa sebanyak 21 pernyataan. Kemudian data tersebut dianalisa melalui uji t. Hasil dari uji hipotesis tersebut menujukkan bahwa thitung sebesar 4,717 dan ttabel sebesar  0,684. Hal ini berarti thitung > ttable sehingga  diterima dan  ditolak. Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan terhadap Self Regulated siswa dengan kemampuan siswa dalam memahami suatu teks pada siwa tingkat delapan MTSN 1 Kotabumi tahun ajaran 2019/2020.
Kiranti Nafalail Shandra

A SYNTACTICAL ANALYSIS IN THE ENGLISH SONG LYRIC OF “THANK YOU ALLAH” BY MAHER ZAIN

Lagu menarik untuk diteliti, karena lagu adalah karya literasi yang biasanya cenderung bebas dalam penggunaan tata bahasanya, sehingga di luar kelaziman tata bahasa Inggris secara umum. Maka dari itu peneliti tertarik untuk meneliti sintaks di dalam lagu “Thank You Allah” by Maher Zain. Lagu Maher Zain terdiri dari 40 lirik dan yang dianalisis hanya pola kalimatnya saja. Kemudian ditentukan 25 kalimat yang tanpa pengulangan dan lagu tersebut dianalisis dengan menggunakan teori Carnie. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik Miles dan Huberman, langkah-langkahnya yaitu: mereduksi data, mendisplay data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Dari hasil penelitian yang diperoleh, lagu ini menggunakan 13 jenis pola kalimat, yaitu: SVC, ASVC, SVA, SVOC, SVAA, SVOO, SVOA, SAVC, OSVO, SAVOA, SVO, SVCA, dan ASVOO. Yang mana dari semua pola tersebut SVC dan SVOA adalah yang paling dominan. SVC mencakup 5 lirik dan SVOA juga mencakup 5 lirik. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa pola kalimat tidak terbatas pada pola SVOCA saja, tetapi bervariasi sesuai dengan kebutuhan dan kreativitas pembuat kalimat. Pengetahuan ini dapat membantu siswa lebih kreatif dalam menyusun kalimat.
Lasmini Lasmini

ANALISIS STRUKTURAL DALAM NOVEL BEKISAR MERAH KARYA AHMAD TOHARI

This research is a qualitative discritive research. The data source in this research is the novel Bekisar Merah by Ahmad Tohari. The results of the data were obtained with reading, taking notes and coding sentences related to the structure. The validity of the data in this research used the observation persistence technique and had been tested by team of experts. The purpose of this research is to describe the structural in the novel Bekisar Merah by Ahmad Tohari. The results of this research are in the form of structural explanation in the novel Bekisar Merah by Ahmad Tohari. The structural form of the novel Bekisar Merah are; character, plot, background, theme and message.
Lina Lina, Djuhardi Basri, Windo Dicky Irawan

PSYCHOLOGICAL BARRIERS IN READING COMPREHENSION ENCOUNTERED BY THE STUDENTS AT FOURTH SEMESTER OF ENGLISH EDUCATION STUDY PROGRAM OF UNIVERSITY OF MUHAMMADIYAH KOTABUMI ACADEMIC YEAR 2019/2020

Membaca adalah salah satu keterampilan yang bisa dikatakan sangat penting, karena pelajar tidak hanya di minta untuk membaca teks bacaan namun juga harus mampu menguasai dan memahami isi teks bacaan. Namun empat keterampilan bahasa Inggris tersebut pasti memiliki hambatan yang akan dirasakan oleh pelajar, salah satunya yaitu hambatan dalam keterampilan membaca. Hambatan yang muncul terdiri dari 2 aspek yaitu dari segi komponen bahasa dan juga dari segi psikologi. Dalam penelitian ini akan dibahas mengenai hambatan-hambatan psikologi dalam keterampilan membaca yang temukan oleh pelajar semester empat program studiPendidikan Bahasa Inggris di Universitas Muhammadiyah Kotabumi Tahun Akademik 2019/2020. Tujuan utama dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan hambatan dan menemukan hambatan psikologi yang paling berpengaruh negatif yang dialami oleh pelajar pada semester empat program studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Kotabumi Tahun Akademik 2019/2020. Jenis penelitian yang diambil yaitu penelitian deskripsi kualitatif dengan yang berfokus pada studi kasus. Subjek dari penelitian ini adalah pelajar semester empat kelas A pada program studi Pendidikan Bahasa Inggris. Peneliti telah menentukan delapan pelajar sebagai subjek penelitian dengan menggunakan tehnik snowball sampling. Peneliti juga telah menggunakan wawancara untuk mengumpulkan data. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa hambatan psikologi yang dialami oleh pelajar semester empat pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Kotabumi Tahun Akademik 2019/2020, diantaranya yaitu: (1) Kehilangan Perhatian, (2) Kurang Memperhatikan, (3) Kurang Percaya Diri, (4) Emosi, (5) Rasa Malu, (6) Motivasi, (7) Umur, (8) Sikap, (9) Kemampuan Diri, dan (10) Konsep Diri.Dari penelitian ini, peneliti menemukan bahwa hambatan psikologi yang paling berpengaruh terhadap pelajar adalah dari aspek motivasi.
Maysarah Mustikasari

TEACHING READING COMPREHENSION BY USING LISTEN, READ, AND DISCUSS (LRD) STRATEGY

Membaca adalah salah satu aspect yang sangat penting dalam proses pembelajaran bahasa Inggris. Penggunaan strategy membaca yang efektif akan menjamin pembaca dalam memahami isi teks dalam waktu singkat dengan hasil yang maksimal. Membaca merupakan kegiatan menerima  untuk mendapatkan pemahaman yang baik dan menyeluruh, bukan hanya pemahaman yang dituntut dalam membaca melainkan juga pengolahan text bacaan akan membuat pembaca menjadi berfikir kritis dan kreatif. Dalam setiap pembelajaran membutuhkan strategy dan LRD strategy berperan penting dalam pembelajaran membaca, strategy LRD memiliki langkah dalam setiap proses pembelajaran yaitu listening yang bersifat reseptif yaitu kemampuan yang bersifat input atau masukan saat mereka mendengar sesuatu, Reading bertujuan untuk mendapatkan makna dari yang tertulis dalam text, and discussion melibatkan untuk tukar informasi (informasi sharing), pemeliharaan diri (self maintance) dan penyelesaian masalah (problem solving). Dapat disimpulakan bahwa Strategy LRD dapat membina penalaran. siswa maka dari itu LRD strategy ini sangat baik untuk kepentingan membaca secara intensif dan menciptakan keaktifan dalam prosees pembelajaran. LRD strategy mempunyai keunggulan dalam proses pembelajaran bahasa inggris khusus nya membaca. LRD strategy mempunyai keunggulan dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa dengan baik, meningkatkan keaktifan yang melibatkan semua siswa aktif didalam nya sehingga dapat menjadikan pembaca percaya diri untuk memahami makna dari text yang kemudian diungkapkan dalam sebuah argumen. Beberapa kelebihan strategi ini adalah pertama siswa dan guru terlibat langsung dalam pembelajaran keuntungan kedua siswa telah memiliki latar belakang kemampuan sehingga memungkinkan siswa untuk lebih memahami. Ketiga siswa akan aktif didalam kelas saat diskusi dimulai
Mita Dewi Putri

THE CORRELATION BETWEEN SPEAKING ABILITY AND ANXIETY AT THE EIGHTH GRADE STUDENTS OF SMPN 06 KOTABUMI

Kecemasan adalah perasaan siswa yang dapat digambarkan melalui rendahnya kepercayaan diri, sehingga mereka tidak dapat mngembangkan kemampuan mereka dengan penuh. Namun, ketika peneliti telah melakukan observasi pada siswa kelas delapan SMP Negeri 6 Kotabumi, peneliti menemukan beberapa siswa yang memiliki kemampuan berbicara rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti hubungan yang signifikan antara kemampuan berbicara dan kecemasan. Populasi  dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas delapan SMPN 6 kotabumi tahun ajaran 2020/2021. Instrumen penelitian ini adalah tes berbicara dan angket. Data yang didapat dianalisis menggunakan rumus Product Moment Correlation, dan hasil data statistik analisis penelitian ini adalah rhitung > rtabel (33)(0.05) = 0.355 > 0.344. Selanjutnya, hasil dari uji t adalah thitung > ttabel (33))(0.05) = 2.114 >1.689, ini menun-jukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara kemampuan berbicara dan kecemasan pada siswa kelas delapan di SMPN 6 Kotabumi tahun ajaran 2020/2021.
Novi Gatul Husna

AN ANALYSIS OF LEXICAL DENSITY AND GRAMMATICAL INTRICACY ON SCIENTIFIC ARTICLES IN JOURNAL OF ENGLISH EDUCATION VOLUME 4, NUMBER 1, 2019, PUBLISHED BY USN SCIENTIFIC JOURNAL, INDONESIA

Menulis artikel ilmiah bagi mahasiswa merupakan kewajiban. Namun dalam prosesnya mereka menemui beberapa kesulitan. Tulisan mereka cenderung menggunakan banyak kata yang tidak sesuai dan kalimat yang mereka buat akhirnya menjadi terlalu panjang dan sulit untuk dipahami. Ada dua indikator bahasa tulis yang dapat membantu siswa: kepadatan leksikal dan kerumitan grammatikal. Kepadatan leksikal menunjukkan berapa banyak item leksikal dalam teks dan kerumitan grammatikal menunjukkan berapa banyak klausa dalam kalimat. Keduanya menunjukkan bahwa artikel ditulis dengan bahasa tertulis. Bahasa tulis memiliki persentase kepadatan leksikal yang tinggi yaitu di atas 40% dan rasio kerumitan grammatikal yang rendah. Maka dari itu peneliti memutuskan untuk melakukan analisis kepadatan leksikal dan kerumitan grammatikal pada artikel ilmiah di Journal of English Education Volume 4, Nomor 1, 2019, diterbitkan oleh USN Scientific Journal, Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi: (1) seberapa tinggi persentase kepadatan leksikal artikel ilmiah tersebut, (2) seberapa tinggi rasio kerumitan gramatikal pada artikel ilmiah tersebut, (3) apakah artikel ilmiah tersebut dapat diklasifikasikan ke dalam bahasa lisan atau bahasa tertulis. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Dari hasil analisis dapat diketahui bahwa persentase kepadatan leksikal pada enam artikel adalah 51.93%, 51.27%, 51.2%, 50.1%, 49%, dan 52.16%. Rasio kerumitan grammatikal pada enam artikel adalah 1.59, 1.72, 2.29, 1.77, 1.99, dan 1.97. Persentase artikel-artikel tersebut di atas 40% dan cenderung tinggi, sedangkan rasio artikel-artikel tersebut di bawah 3 dan cenderung rendah. Berdasarkan kriterianya, artikel-artikel tersebut telah menggunakan bahasa tertulis. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penulis-penulis artikel tersebut memiliki pengetahuan yang baik tentang penggunaan bahasa dalam menulis artikel ilmiah.
Nur Eka Sari

THE CORRELATION BETWEEN STUDENTS’ EMOTIONAL INTELLIGENCE AND THEIR SPEAKING ABILITY AT THE TENTH GRADE OF SMAN 01 KOTABUMI ACADEMIC YEAR 2020/2021

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional siswa dengan kemampuan berbicara siswa kelas X di SMAN 01 Kotabumi tahun pelajaran 2020/2021. Berbicara merupakan instrumen yang dibutuhkan oleh masyarakat dalam berkomunikasi secara lisan. Kemampuan berbicara siswa berkaitan dengan beberapa faktor, salah satunya adalah kecerdasan emosional siswa. Siswa yang memiliki kecerdasan emosional tinggi dapat mengatur dan mengendalikan emosinya, sehingga berbicara dengan baik. Pada kenyataannya siswa mengalami beberapa kesulitan dalam berbicara, seperti: siswa kurang penguasaan kosakata, siswa merasa malu dan takut berbicara bahasa inggris, siswa sulit untuk mengucapkan kosa kata dengan benar, dan siswa malas dan bosan dalam mengikuti proses pembelajaran. Jika siswa memiliki kecerdasan emosional yang tinggi, mereka dapat mengontrol emosi dengan baik dan mereka dapat menggunakan kecerdasannya dalam berbicara bahasa Inggris. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, peneliti menggunakan metode korelasi. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yaitu variabel bebas (X) yaitu kecerdasan emosional siswa dan variabel terikat (Y) yaitu kemampuan berbicara. Populasi penelitian ini sebanyak 347 siswa. Jumlah sampel penelitian ini terdiri dari 35 siswa. Sampel diambil dengan menggunakan Teknik Proportional Random Sampling. Pengumpulan data kecerdasan emosional siswa menggunakan kuesioner. Sedangkan untuk pengumpulan data kemampuan berbicara siswa menggunakan tes berbicara. Hasil penelitian menunjukkan thitung 4,641 ˃ ttabel 1,690 dengan α = 5%. Artinya Ha diterima. Karena thitung lebih besar dari ttabel, artinya ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional siswa dengan kemampuan berbicara siswa kelas X di SMAN 01 Kotabumi tahun pelajaran 2020/2021.
Oktarina Pitriani

CORRELATION BETWEEN STUDENTS’ READING HABIT AND READING COMPREHENSION IN ENGLISH AT SMP NEGERI 4 KOTABUMI

Pemahaman membaca merupakan proses memahami sebuah tulisan dan dapat menguasai pesan yang dimaksud. Namun, ketika pe-neliti melakukan observasi pada kelas delapan di SMP Negeri 4 Kota-bumi, peneliti menemukan bahwa terdapat beberapa siswa yang memi-liki kemampuan yang masih rendah dalam memahami sebuah teks ber-bahasa Inggris. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk me-neliti apakah terdapat korelasi signifikan antara kebiasaan membaca siswa dan pemahaman membaca dalam bahasa Inggris. Populasi da-lam penelitian ini adalah semua siswa kelas delapan di SMP Negeri 4 Kotabumi tahun ajaran 2020/2021. Instrumen penelitian ini adalah tes pilihan ganda dan angket. Data yang didapat dianalisis menggunakan rumus Product Moment Correlation, dan hasil data statistik analisis penelitian ini adalah rhitung > rtabel (36)(0.05) = 0.392 > 0.329. Selanjutnya, hasil dari uji t adalah thitung > ttabel (36)(0.05) = 2.484 > 1.688, ini menun-jukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara kebiasaan mem-baca siswa dan pemahaman membaca dalam bahasa Inggris pada sis-wa kelas delapan di SMP Negeri 4 Kotabumi tahun ajaran 2020/2021.
Rasema Oktapia

THE CORRELATION BETWEEN STUDENTS’ MOTIVATION AND SPEAKING ABILITY OF THE ELEVENTH GRADE STUDENTS IN SMK N 03 KOTABUMI ACADEMIC YEAR 2020/2021

There are some problems found in students’ speaking ability. Students’ seems not confident to speak English in the class, students have a lack of vocabulary, and the students have low motivation. In addition, motivation is very important for students to improve their speaking in the class. If the students have high motivation in learning, they will be interested in speaking English.The purpose of this research to find out whether or not there is the correlation between students’ motivation and speaking ability of the eleventh grade in SMK Negeri 3 Kotabumi academic year 2020/2021. This research was descriptive correlational study. This research had two variables, they were independent variable (X) which was students’ motivation and dependent variable (Y) was speaking ability.  The researcher applied Proportional random sampling technique to determine the sample of the research. The total sample of this research was 37 students. The population in this research was thirteen classes of the eleventh grade in SMK Negeri 3 Kotabumi, which consist of 405 students. The instrument used to collect the data were an oral test and questionnaire of students motivation.  The result of this research showed that Ha is accepted with the result of hypothesis test tobserved is greater that ttable which is 15.652 ≥ 1.687, it means that there is significant correlation between students motivation and speaking ability of the eleventh grade in SMKN 03 Kotabumi academic year 2020/2021.
Sella Monika

THE INFLUENCE OF USING 3H (HERE, HIDDEN AND IN MY HEAD) STRATEGY TOWARD STUDENTS’ READING COMPREHENSION IN NARRATIVE TEXT AT TENTH GRADE STUDENTS OF SMA NEGERI 1 ABUNG BARAT ACADEMIC YEAR 2019/2020

Membaca adalah salah satu kemampuan yang harus dikuasai oleh siswa. Kemampuan membaca adalah kemampuan untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan dari teks yang ditulis. Berdasarkan interview dengan guru bahasa inggris, peneliti mendapat beberapa informasi terkait masalah yang terjadi pada siswa dalam kegiatan membaca. Salah satunya adalah kemampuan membaca siswa yang rendah. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan strategi 3H terhadap pemahaman membaca siswa  pada teks naratif di kelas X dari SMA Negeri 1 Abung Barat tahun ajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan model design non equivalent control group. Kemudian sample yang diambil pada penelitian ini dilakukan secara purposive. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 3 dan X IPA 4 yang berjumlah 71 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui test reading comprehension dalam bentuk pilihan ganda dengan jumlah 25 soal. Berdasarkan hasil penelitian, pengajaran pemahaman membaca siswa melalui strategi 3H dapat meningkatkan pemahaman membaca siswa dalam mempelajari teks naratif. Hasil perhitungan uji-t dua sampel independen pada taraf kesalahan 5% menghasilkan thitung (8.51)> ttabel (1,997), ini artinya bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh signifikan penggunaan strategi 3H terhadap pemahaman membaca siswa  pada teks naratif di kelas X dari SMA Negeri 1 Abung Barat tahun ajaran 2019/2020 diterima.
Tiara Suci

ANALISIS NILAI-NILAI KEBUDAYAAN LAMPUNG DALAM ANTOLOGI PUISI HIKAYAT SECANGKIR ROBUSTA SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR DI SEKOLAH MENENGAH ATAS

The purpose of this study, to determine the cultural values of Lampung in the poetry anthology Hikayat Secangkir Robusta. The method used in this research is descriptive method with a qualitative approach. The results showed that in the poetry anthology Hikayat Secangkir Robusta there are cultural values of Lampung in the form of Piil Pesenggiri which includes nemui nyimah, juluk adok, nengah nyappur, sakai sambaian. (1) nemui nyimah that is contained in the poetry anthology related to the attitude of the Lampung community towards guests, dances, and typical Lampung food as a banquet. (2) juluk adok in the poetry anthology is related to the customary names and titles given to children, siblings, siblings and uncles as well as the giving of titles to respected people. (3) nengah nyappur in this poetry anthology is related to people's ways or attitudes to socialize, socialize and solve problems by deliberation. (4) sakai sambaian This poetry anthology relates to the attitude of the Lampung people in working together, working together to make the Lampung region more advanced. The cultural values of Lampung can be applied by high school students because they have a positive value for the character development of students. With regard to the aspect of selecting teaching materials, the poetry anthology Hikayat Secangkir Robusta has fulfilled three aspects of teaching materials, namely language, psychology and cultural background. Therefore, this poetry anthology deserves to be used as an alternative teaching material for Lampung cultural values for high school teachers.
Widowati Anneke Manupa, Sumarno Sumarno, Djuhardi Basri