Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together dengan berbantuan handout terhadap hasil belajar persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel peserta didik kelas VII SMP Kemala Bhayangkari Kotabumi. penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen, desain pada penelitian ini berbentuk pretest-posttest control group design. Populasi pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Kemala Bhayangkari Kotabumi tahun ajaran 2022/2023. Instrumen pengumpulan data menggunakan soal tes berbentuk uraian. Teknik analisis data menggunakan uji n-gain, uji-t dan uji prasyarat. Hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil uji-t pada n-gain yaitu > maka ditolak. Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together dengan berbantuan handout terhadap hasil belajar persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel peserta didik kelas VII SMP Kemala Bhayangkari Kotabumi.
Pengembangan media pembelajaran interaktif memakai Aurora 3D Presentation 2012 pada pemahaman konsep materi bangun ruang siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Kotabumi ini dilatar belakangi kurangnya pemanfaatan komputer sebagai media pembelajaran Aurora 3D Presentation 2012 khususnya matematika. Pengembangan ini dilaksankan bertujuan guna mencari tahu tahap pengembangan dan kelayakan media pembelajaran di media pembelajaran interaktif memakai Aurora 3D Presentation 2012 pada pemahaman konsep materi Bangun Ruang. Pengembangan ini dilaksanakan guna mencari tahu cara mengembangakan media pembelajaran berbasis Aurora 3D Presentation 2012. Pengembangan yang diadobsi oleh Sugiyono, penelitian dibatasi 7 tahap pengembangan yakni 1) potensi dan masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain produk, 4) validasi desain, 5) revisi desain, 6) uji coba 7) Revisi Produk karena waktu dan biaya yang terbatas. Sesuai penilaian yang didapat dari para ahli, praktisi pendidikan dan respon siswa makadapat disimpulkan bahwa produk media pembelajaran berbasis Aurora 3D Presentation 2012 guna tingkatkan pemahaman konsep bangun datar segitiga dan segiempat siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Kotabumi adalah sangat layak dijadikan sebagai media pembelajaran.
Pengembangan Video Pembelajaran Matematika Berbasis Media Digital Animasi Terhadap Pemahaman Konsep Lingkaran. ini dilatar belakangi oleh kurangnya ketertarikan peserta didik terhadap media pembelajaran berupa file word yang diberikan guru sehingga menjadi salah satu faktor kurang pemahaman konsep peserta didik pada materi lingkaran dan unsur - unsur. Metode penelitian dan pengembangan pada penelitian ini menggunakan model Sugiyono, penggunaan model Sugiyono pada penelitian ini dibatasi sampai pada tujuh tahapan yaitu : 1) potensi masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain produk, 4) Validasi desain, 5) revisi desain, 6) ujicoba produk, 7) revisi produk. Pembatasan metode penelitian ini dilator belakangi oleh keterbatasan waktu dan biaya. Jenis data pada penelitian ini berupa data kuantitatif dan data kualitatif. Tujuan dari pengembangan ini untuk mengetahui proses pegembangan media pembelajaran, kelayakan media pembelajaran dan kepraktisan media pembelajaran. Produk yang dihasilkan pada penelitian ini berupa media pembelajaran berbentuk video pada materi lingkaran dan unsur-unsur di kelas VIII. Media pembelajaran ini telah melalui tahapan pembuatan kemudian dilakukan uji validasitas, uji kepraktisan, dan respon siswa terhadap media pembelajaran. Hasil dari uji validasi oleh ahli materi adalah 90% dengan kategori “Sangat valid ‘’. Hasil validasi ahli media 96% dengan kategori “ Sangat valid”. Hasil ahli bahasa adalah 96 % dengan kategori “ Sangat Valid’’. Hasil dari praktisi pendidikan 90% dengan kategori “sangat valid”. Hasil dari respon siswa 90% dengan kategori “sangat menarik”. Berdasarkan penilaian dari validator dan praktisi pendidikan serta respon pesertra didik, maka dapat disimpulkan bahwa produk Video Pembelajaran Matematika Berbasis Media Digital Animasi Terhadap Pemahaman Konsep Lingkaran layak diuji cobakan dalam skala besar sebagai media pembelajaran berbentuk video.
Kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII SMP Kemala Bhayangkari Kotabumi masih rendah, hal ini disebabkan karena penggunaan model pembelajaran yang kurang tepat. Model pembelajaran yang dianggap dapat mempengaruhi kemampuan komunikasi matematis yaitu model pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa materi statistika kelas VIII SMP Kemala Bhayangkari Kotabumi. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Kemala Bhayangkari Kotabumi. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling jenuh, kelas VIII A dan VIII B sebagai sampel. Instrumen tes uraian diberikan pada awal pembelajaran sebelum perlakuan dan akhir pebelajaran setelah perlakuan. Berdasarkan hasil analisis uji t diperoleh thitung = 2,503 dan ttabel = 2,001 sehingga thitung > ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. hal ini berarti ada pengaruh model pembelajaran thinking aloud pair problem solving terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa materi statistika kelas VIII SMP Kemala Bhayangkari Kotabumi.