Pendidikan adalah faktor utama yang wajib diperoleh semua anak sebagai persiapann pendidikan berlangsung seumur hidup yang dapat dilaksanakan dalam lingkungan sekolah, lingkungan keluarga, dan lingkungan masyarakat. Dalam melaksanakan pembelajaran masih banyak hambatan yang ditemui salah satunya, yaitu hasil belajar siswa rendah atau belum mencapai target Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) seperti siswa kelas IV di SD Negeri 01 Sukamaju Tahun Pelajaran 2022/2023. Salah satu faktor yang menyebabkan hasil belajar siswa rendah, yaitu strategi yang diterapkan oleh guru tidak tepat sehingga membuat siswa bosan atau tidak aktif dalam proses belajar mengajar. Rumusan masalah dalam penelitian adalah apakah ada pengaruh penggunaan media gambar terhadap hasil belajar IPA konsep makhluk hidup dan lingkungannya siswa kelas IV SD Negeri 01 Sukamaju Tahun Pelajaran 2022/2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media gambar terhadap hasil IPA konsep makhluk hidup dan lingkungannya siswa kelas IV SD Negeri 01 Sukamaju Tahun Pelajaran 2022/2023. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimental dengan pendekatan Kuantitatif. Dalam Pretest kelas eksperimen dan kelas kontrol tidak ada perbedaan. Kemudian, saat kelas eksperimen diberikan perlakuan atau treatment menunjukkan sebuah perbedaan, yaitu hasil belajar atau posttest siswa kelas eksperimen lebih baik dari pada hasil posttest kelas kontrol. Diperoleh Thitung posttest kelas eksperimen, yaitu 3, 122 sedangkan Ttabel 2,005. Dalam hal ini menunjukkan bahwa Thitung > Ttabel atau H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan yang didapat adalah “Ada Pengaruh Penggunaan Media Gambar Terhadap Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Konsep Makhluk Hidup dan Lingkungannya Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 01 Sukamaju Tahun Pelajaran 2022/2023.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar terhadap siswa kelas IV SDN 01 Sukajaya Kec. Anak Ratu Aji Lampung Tengah 2022/2023.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode Times Games Tournament dengan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SD kelas IV SDN 01 Sukajaya Kec. Anak Ratu Aji Lampung Tengah. Teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan tes. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah kuesioner dan tes prestasi belajar. Teknik alnallisis daltal dallalm sebualh penelitialn bialsalnyal dibalgi menjaldi dual talhalp yalitu uji persyalraltaln alnallisis daln uji hipotesis.
Hasil penelitIan ini menunjukkan bahwa Penelitian ini diawali dengan pengujian validitas isi soal, dan dilakukan ujicoba soal hasil belajar materi bilangan bulat kepada SDN 01 Sukajaya Kec. Anak Ratu Aji Lampung Tengah pada siswa kelas IV, kemudian dilakukan penyebaran soal hasil belajar awal (pretest) dan dilanjutkan dengan pemberian perlakuan (treatment) dengan menggunakan model pembelajaran Times Games Tournament dan diakhiri dengan penyebaran soal belajar akhir (posstest) terhadap siswa kelas IV SDN 01 Sukajaya Kec. Anak Ratu Aji Lampung Tengah. Berdasarkan hasil analisis data yang menggunakan One Way Manova diproleh Fhitung = 11.371 kemudian diadakan pengujian pada taraf signifikan a=0,05 yang diperoleh Ftabel =02. hasil ini menunjukkaan Fhitung>Ftabel sehingga H0 ditolak dan Ha diterima,hal ini berarti penggunaan Model Times Games Tournament berpengaruh terhadap hasil belajar matematika materi bilangan bulat siswa kelas IV SDN 01 Sukajaya Kec. Anak Ratu Aji Lampung Tengah.
Motivasi belajar merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keberhasilan siswa dalam memahami pelajaran, termasuk matematika yang sering dianggap sulit oleh sebagian siswa sekolah dasar. Rendahnya motivasi dapat menghambat pencapaian hasil belajar, sedangkan motivasi yang tinggi dapat mendorong siswa untuk lebih aktif dan percaya diri dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi belajar siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Lampung Utara pada pembelajaran matematika materi bilangan bulat. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Instrumen penelitian telah divalidasi untuk memastikan kesesuaiannya sebelum digunakan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa masih bervariasi. Sebagian besar siswa menunjukkan semangat belajar yang baik dengan berani mencoba mengerjakan soal dan aktif dalam diskusi kelompok, namun sebagian lainnya masih pasif dan kurang percaya diri. Faktor yang paling dominan mendorong motivasi siswa adalah pemberian penghargaan berupa pujian maupun hadiah sederhana, diikuti dengan variasi kegiatan pembelajaran yang menarik. Sementara itu, aspek yang paling lemah adalah kemampuan siswa dalam menjaga konsentrasi selama pembelajaran, karena banyak yang mudah terdistraksi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah motivasi belajar matematika siswa kelas V MIN 3 Lampung Utara belum merata. Guru berperan penting dalam meningkatkan motivasi siswa melalui metode pembelajaran yang variatif, pemberian penghargaan, serta penciptaan suasana kelas yang kondusif. Jika metode ini diterapkan secara konsisten, maka akan menumbuhkan motivasi belajar siswa secara merata dan berdampak positif pada pencapaian hasil belajar matematika.
Abstrak: Hasil bellajar melmiliki peranan penting dalam prosels pelmbellajaran. Hasil bellajar juga dapat dijadikan sebagai tolak ukur untuk melngeltahui selberapa jauh pelrubahan yang telrjadi pada siswa seltellah mellalui pelngalaman bellajarnya. Masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat peningkatan hasil belajar dalam materi sistem pencernaan manusia melalui media visual pada siswa kelas V SD Negeri 02 Rejosari Lampung Utara Tahun Ajaran 2023/2024. Tujuan dalam penelitian ini untuk melningkatkan hasil bellajar IPA siswa dalam matelri sistelm pelncelrnaan manusia mellalui meldia visual pada kellas V SD Nelgelri 02 Reljosari Lampung Utara Tahun Ajaran 2023/2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dilaksanakan selama 2 siklus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilakukan pada siklus I dan siklus II di SD Negeri 2 Rejosari, terlihat adanya peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran dengan menggunakan media visual. Berdasarkan nilai lembar kerja siswa diketahui dari 20 siswa yang mengerjakan soal tes pada siklus I, terdapat terdapat 2(10%) siswa keterangan sangat rendah, 5(25 %) siswa keterangan rendah, 8(40%) siswa keterangan sedang, 5(25%) siswa keterangan tinggi. Sedangkan siklus II terdapat 2(10%) siswa keterangan sedang, 9(45%) keterangan tinggi, 9(45%) keterangan sangat tinggi. Berdasarkan data hasil observasi aktivitas belajar siswa pada siklus II semua siswa mengamati dengan baik sekali. Tidak ada lagi siswa yang tidak memperhatikan penjelasan guru dengan baik sehingga penggunaan media visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan penelitian dengan demikian dapat diperoleh simpulan bahwa melalui media visual dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 02 Rejosari dalam pembelajaran IPA materi sistem pencernaan manusia.
Abstract: Less innovative learning methods that occur at State Elementary School 01 Pungguk Lama cause low student learning outcomes. This study aims to improve thematic learning outcomes on the theme of objects around me using the Fun Teaching method for students at State Elementary School 01 Pungguk Lama. This research included classroom action research consisting of two cycles. Each cycle consists of four activities, namely planning, implementation, observation and reflection stages. The subjects used in this study were third grade students of State Elementary School 01 Pungguk Lama consisting of 30 students. The results of cycle I showed that student learning outcomes were still below the predetermined completeness criteria, while cycle II showed that student learning outcomes had reached the predetermined success criteria with the percentage of students who obtained more than the completeness criteria in cycle I by 43% and cycle II by 93%. Based on the results of the research conducted, it can be concluded that the use of the Fun Teaching method can improve the learning outcomes of third grade students at Negeri 1 Pungguk Lama Elementary School in 2024/2025.
Keywords: fun teaching, learning outcomes, students, thematic learning
Abstrak: Metode pembelajaran yang kurang inovatif yang terjadi di Sekolah Dasar Negeri 01 Pungguk Lama sehingga menyebabkan hasil belajar siswa rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil pembelajaran tematik tema benda di sekitarku menggunakan metode Fun Teaching siswa di Sekolah Dasar Negeri 01 Pungguk Lama. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat aktivitas yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu siswa-siswi kelas III Sekolah Dasar Negeri 01 Pungguk Lama yang terdiri atas 30 siswa. Hasil siklus I menunjukkan bahwa hasil belajar siswa masih di bawah kriteria ketuntasan yang telah ditetapkan, sedangkan siklus II menunjukkan bahwa hasil belajar siswa sudah mencapai kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan dengan persentase siswa yang memperoleh lebih dari kriteria ketuntasan pada siklus I sebesar 43% dan siklus II sebesar 93%. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode Fun Teaching dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III di Sekolah Dasar Negeri 1 Pungguk Lama pada tahun 2024/2025
Kata Kunci: fun teaching, hasil belajar, siswa, pembelajaran tematik
Media pembelajaran matematika merupakan alat atau sarana yang digunakan untuk membantu proses belajar mengajar agar lebih efektif dan menarik. Pemanfaatan media dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar dapat berupa alat peraga konkret, media digital, atau permainan edukatif yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep matematika. Dengan adanya media pembelajaran, materi yang abstrak dapat disampaikan secara lebih visual dan interaktif, sehingga membantu siswa memahami konsep dengan lebih mudah. Media pembelajaran juga dapat membuat siswa lebih tertarik untuk belajar, mengurangi kebosanan, dan mendorong mereka untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses pembelajaran.. Manfaat penggunaan media pembelajaran matematika di sekolah dasar sangat beragam. Salah satunya adalah meningkatkan pemahaman konsep dasar matematika, seperti operasi hitung, geometri, dan pengukuran, yang merupakan fondasi untuk pembelajaran pada tingkat yang lebih tinggi. Media pembelajaran juga dapat membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah dengan memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata dan aplikatif. Selain itu, dengan memanfaatkan teknologi pada media pembelajaran, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis dan menyenangkan, sehingga meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Dengan demikian, pemanfaatan media pembelajaran matematika berperan penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang efektif dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.